Praktikum 6

Konfigurasi & Pengenalan Framework Laravel

Regi Heksa Ananda

Repository GitHub
1

Persyaratan Sistem & Instalasi Tools

Sebelum memulai membuat proyek Laravel, kita harus menyiapkan terlebih dahulu lingkungan development. Laravel memiliki persyaratan minimal sistem sebagai berikut:

PHP ≥ 8.2
Ctype Extension
cURL Extension
DOM Extension
Fileinfo Extension
Filter Extension
Hash Extension
Mbstring Extension
OpenSSL Extension
PCRE Extension
PDO Extension
Session Extension
Tokenizer Extension
XML Extension

Langkah Instalasi:

  • Install XAMPP: Install XAMPP pada apachefriends.org. Setelah terinstal akan muncul folder baru htdocs pada \xampp\htdocs. XAMPP secara otomatis menginstal Apache, PHP, dan PHP MyAdmin.
  • Install Composer: Install composer melalui getcomposer.org/Composer-Setup.exe, lalu instal sesuai langkah wizard. Composer berfungsi sebagai package manager untuk PHP.
  • Install GIT: Install git pada git-scm.com/downloads/win.
  • Install Node JS dan NPM: Install Node JS melalui nodejs.org, lalu lakukan instalasi sesuai wizard. NPM terinstall otomatis bersama Node JS.

Cek Versi:

Cek Versi Tools
2

Membuat Projek Laravel

Membuat projek laravel dapat dilakukan melalui installer atau menggunakan composer. Disini saya menggunakan installer. Langkah pertama gunakan perintah composer global require laravel/installer.

Install Laravel Installer

Setelah itu buat projek baru menggunakan perintah: laravel new example-app. Ikuti langkah instalasi hingga selesai.

Laravel New Project
3

Konfigurasi dan Build Projek

Setelah selesai membuat projek laravel, selanjutnya masuk ke dalam directory projek Laravel, lalu masukan perintah berikut:

cd example-app
npm run build
npm install 
composer run dev

cd example-app berfungsi untuk berpindah ke folder example-app. npm install berfungsi untuk memerintahkan NPM membaca file package.json dan mengunduh seluruh library yg dibutuhkan ke dalam folder node_modules.

NPM Install

composer run dev berfungsi sebagai alat optimalisasi Developer Experience (DX). Dengan satu perintah sederhana, developer menghidupkan mesin back-end (server dan antrean) dan mesin front-end (Vite HMR) secara paralel. Ini memastikan bahwa ketika developer mengubah kode PHP, mengubah style CSS, atau mengirim email asinkron melalui sistem antrean, seluruh perubahannya dapat langsung terlihat dan diproses tanpa harus me-restart layanan apa pun secara manual.

Composer Run Dev
4

Running Project

php artisan serve berfungsi untuk menyediakan server instan untuk pengujian lokal. Akses http://127.0.0.1:8000 yg ditampilkan tersebut untuk memastikan Laravel berjalan dengan baik.

PHP Artisan Serve Tampilan Awal Laravel
5

Membuat Rute Baru

Selanjutnya, kita akan coba untuk print Hello World. Masuk ke folder routes lalu masuk ke file web.php. Buat sebuah rute baru /hello.

Routing Hello World Output Hello World